Bojonegoro Kabari24.com – Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro gelar sosialisasi pengawasan pemilihan serentak tahun 2024 di Pendopo Balai Desa Pasinan, Senin (28/10/2024).
Sosialisasi tersebut mengundang 75 peserta, yang terdiri dari 25 (panwas kelurahan atau desa) PKD, dan para tokoh agama maupun tokoh masyarakat yang ada diwilayah Kecamatan Baureno. Selain itu dalam sosolalisasi ini juga dihadiri oleh Forpimcam Baureno yaitu, Camat, Danramil, dan Polsek Baureno yang mewakili.
Mulyono sebagai Ketua Panwas Kecamatan Baureno dalam sambutanya menyampaikan bahwa dalam pengawasan harus lebih intensif dalam pengawasan untuk para PKD di tiap-tiap desa terkait Pemilukada.
Selain itu diluar internal Panwas Kecamatan, Mulyono berharap pada semua pihak minta berpartisipasi dalam pengawasan Pemilukada.
“Bila menemukan pelanggaran Pemilukada bisa melaporkan ke kami, karena di tiap desa sudah ada PKD (pengawas kelurahan atau desa),” tutur Mulyono Ketua Panwas Baureno.
Dalam sosialisasi Camat Agus Susetyo Hardiyanto sebagai narasumber dari Panwascam Baureno menyampaikan bahwa Pilkada tidak tersasa, kurang satu bulan lagi akan dilaksanakan, dan berharap Pilkada luber dan jurdil.
“Semua kalau kita hadapi dengan bijak akan baik-baik. Saya kira kalau Pilkada aman dan tentram semua akan senang,” tutur Camat Baureno.
Ditempat yang sama Khafid Choirul Huda narasumber dari Bawaslu dalam sosialisasi menyampikan landasan hukum mulalui Undang-Undang Pemilu, sampai aturan pegawasan dan pelaksanan dan seterusnya. Maka Bawaslu melakukan pencegahan dan pengawasan pelanggaran Pemilu.
“Tugas Bawaslu melakukan pencegahan terhadap munculnya potensi pelanggaran. melakukan pengawasan terhadap semua tahapan Pemilu. Melakukan penangganan pelanggaran . Melakukan penyelesaian sengketa proses. Mengawasi netralitas ASN, TNI, Polri, dan menggawal keputusan pejabat berwenang menengahinya,” urai Khafid Choirul Huda.**(Red).












