Kabari24 Bojonegoro – Menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 347 tahun Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto melaunching logo hari jadi dengan Tema Bojonegoro Makmur Masyarakat Sejahtera di Hotel MCM pada Sabtu, (21/09/2024).
Desain logo HJB yang ke 347 tahun ini merupakan dari hasil rangkaian lomba desain logo yang di selenggarakan oleh Disbudpar pada 2 Agustus – 14 September 2024 lalu yang di ikuti oleh 58 peserta dari masyarakat Bojonegoro.
Logo resmi Hari Jadi Bojonegoro ke 347 merupakan buah karya dari desainer Ahmad Fatkhul Aziz asal Desa Sukorejo Bojonegoro sebagai juara 1 dalam lomba.
Dalam lomba disain tersebut diambil juara 1 sampai 3. Berikut ini nama pemenangnya. Juara 1 Ahmad Fatkhul Aziz asal Desa Sukorejo Bojonegoro. Juara 2 Bowo Sulistyo asal Desa Sumberagung Ngraho. Juara 3 Raksi Taraka asal Desa Blongsong Baureno.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Budiyanto menyampaikan bahwa logo Hari Jadi Bojonegoro memiliki tema “Bojonegoro Makmur Masyarakat Sejahtera”. Logo ini merupakan hasil dari lomba desain logo Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro yang ke-347.
” Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi dan menjaring kreatifitas Masyarakat Bojonegoro dibidang seni, Desain Grafis Dan Teknologi Informasi, ” katanya.
Pj Bupati Adriyanto dalam sambutan arahannya menyampaikan bahwa di dalam tema HJB 2024 Bojonegoro makmur masyarakat sejahtera tentu ada do’a dan harapan kita untuk Bojonegoro, tugas kita adalah mengisi dan mewujudkannya dengan di dukung oleh seluruh lapisan elemen masyarakat Bojonegoro.
“Semoga dengan logo baru ini, dapat menumbuhkan semangat baru untuk terus menciptakan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro, bukan cuma tugas Pemkab namun tugas kita bersama,” tutur Pj Adriyanto.
Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa menghadapi tantangan ekonomi kedepan perlu adanya titik titik penggerakan ekonomi, sehingga masyarakat Bojonegoro dapat makmur dan sejahtera, untuk itu penggerakan ekonomi harus terus ditingkatkan mulai dari UMKM sampai usaha Industri lainnya.
“Mari kita gerakkan dan kita tumbuhkan ekonomi di Bojonegoro,” pungkas Pj. Bupati.**(Red)












