Bojonegoro – Para peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 sangat bersemangat dan siap melaju pada tahap selanjutnya. Pada pembukaan yang digelar di Pendopo Malowopati, Kamis (15/10/2026), menjadi ajang pembuktian ratusan talenta yang dimiliki anak-anak Bojonegoro.
Di antara ratusan peserta, Alvina Suprayitno Putri, Syifa Naura Salsabila, dan Zakkiya Maulidia Az-Zahra, adalah peserta Syahril Qur’an asal MTs SA Darul Istiqomah Woro, Kecamatan Kepohbaru.
Setelah sukses mengukir prestasi sebagai Juara 1 Zona Wilayah Timur, regu Syahril Qur’an dari Kepohbaru tersebut kini siap bertanding melawan para jawara dari Zona Barat dan Tengah demi mengamankan tiket menuju MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Alhamdulillah, perjalanan perjuangan kami masih berlanjut. Kami bertekad memberikan performa terbaik demi membanggakan sekolah dan membawa nama Kabupaten Bojonegoro. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Salsabila mewakili kawan-kawannya.
Melihat antusiasme peserta, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat memberikan sambutan pada momen pembukaan MTQ menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada fisik dan infrastruktur, melainkan juga pada pembinaan rohani dan karakter akhlaqul karimah.
“Harapannya, budaya mencintai, mendalami, dan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dapat terbentuk dan tertanam kuat sejak masa kanak-kanak. Adab dan akhlak adalah yang utama mendampingi penguasaan ilmu pengetahuan,” pungkas Bupati Setyo Wahono.
Bupati juga mengimbau kolaborasi dari seluruh elemen untuk bersama-sama memajukan tradisi mengaji dan memakmurkan mushola di tengah pesatnya tantangan era digital.
MTQ Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 sendiri dibagi dalam 3 zona dengan total 889 peserta. Rinciannya Zona Timur sebanyak 273 peserta, Zona Tengah sebanyak 321 peserta, Zona Barat sebanyak 289 peserta. Dari seleksi ketat tersebut, sebanyak 270 finalis terpilih untuk berlaga di tingkat kabupaten dan diproyeksikan masuk dalam pembinaan intensif menuju MTQ Jawa Timur.**(Red).












