Bojonegoro Kabari24.com – Sucipto seorang warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro yang berprofesi sebagai penjual gorengan tempe di bawah Jembatan Kare di seputaran Wisata Taman Kare menyampaikan aspirasi ke Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Jumat (16/5/2025).
Sucipto berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan menyampaikan secara langsung di hadapan Setyo Wahono Bupati Bojonegoro saat di Desa Semambung dalam rangka Bupati Medhayoh, bahwa Taman Kare setatusnya untuk diberikan pada Desa Semambung agar bisa menambah pendapatan desa. Selain itu Ia juga minta fasilitas untuk berdagang.
“Saya berharap taman Kare yang ada di Desa Semambung ini menjadi milik desa, karena letaknya berada di Desa Semambung supaya bisa menambah pendapatan desa. Karena Desa Semambung sudah ke hilangan PAD ratusan juta yang bersumber dari perahu,” tutur Sucipto.
Masih kata Sucipto. “Kami sebagai pedagang juga berharap pada Pemkab supaya diberi batuan semacam gasebo untuk jualan di sekitar Wisata Taman Kare,” pungkasnya.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam kunjunganya Medhayoh tersebut menyampaikan bahwa Ia ingin tahu keresahan warga secara langsung dan meminta semua warga untuk menyampaikanya, dan dijawab secara langsung.
“Akan kami serahkan ke desa untuk penggelolaan taman Kare, tapi aset tatap milik pemerintah kabupaten. Untuk para pedangang akan kami siapkan tenda untuk jualan, bukan gasebo,” tutur Setyo Wahono Bupati Bojonegoro.
Selain itu, Bupati Bojonegoro juga menjawab keluhan warga Kecamatan Kanor terkait penggunaan GOR diwilayah Kecamatan Kanor berbayar untuk para pelajar, dan Bupati saat mendengar prihal tersebut langsung akan memberlakukan soal jam.
“GOR gratis mulai pukul 07.00 – 12.00 WIB karena jam segitu aktifitas untuk para pelajar berolahraga. Mulai ada tarifnya baru pukul 12.00- 15.00 WIB tapi murah, kemudian pukul 15.00 – 18.00 WIB dan seterusnya akan naik. Supaya pelajar bisa olah raga dan masyarakat juga bisa berolah raga di GOR,” urai Setyo Wahono.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono berharap dalam kegiatan Medhayoh ini dapat mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, demi mewujudkan Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.(eko-red).












