Kabari24 Bojonegoro – Ujian tulis Pengsian Perangkat Desa (Perades) di Desa Kauman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur digelar pada tanggal 10 Oktober 2024 lalu yang terkesan diam-diam karena mengirim surat pemberitahuan saat pelaksanaan ujian secara dadakan di kantor Kecamatan maupun di kantor Polsek, dan kantor Koramil Baureno.
Waktu itu banyak tanda tanya alasan kenapa Tim Pengisian Perangkat Desa (TPPD) Desa Kauman mengirim surat secara dadakan. Dan waktu itu Kades Kauman menjawab kalau adanya surat pemberitahuan dikirim secara dadakan di karenakan dengan alasan lupa.
Namun, pasca ujian digelarnya pengisian di dua lowongan perangkat desa di Desa Kauman yaitu Kasi Pemerintahan, dan Kasi Kesejahteraan. Selang 4 hari saat ujian usai digelar, telah beredar kabar bahwa yang mendapat nilai tertinggi disaat ujian perangkat desa adalah keponakan sang Kades Kauman sendiri.
Bahkan di grup WhatsApp pada Senin (14/10/2024) ramai jadi perbincangan setelah mencuat kabar yang mendapat nilai tertinggi adalah keponakan Kades.
“Tapi di mana rasa kemanusiaan nya kepada peserta lainnya yang juga warga desa. Yang juga punya kesempatan yang sama untuk meraih impiannya jadi perangkat desa,” dikutip dari percakapan di grup WhatsApp.
Selain itu, akun lain di grup WhatsApp juga ikut berkomentar. “La yo mumpung ijek iso golek o gawean ponakan to lek. (La ya, mumpung masih bisa mencarikan pekerjaan ponakan_Red),” tuturnya.
Akun lain digrup WhatsApp yang sama, juga ikut berkomentar. “Paling ponakan e iku paling pinter. Mangkane oleh nilai tertinggi. (Mungkin keponakanya itu paling pintar. Makanya dapat nilai tertinggi_Red),” kutipan komentar digrup WhatsApp.
Dikutip dari teropongdesa.com bahwa ada sumber menyatakan yang mendapat nilai tertinggi adalah ponakan Kades. “Itu ponakane Kades Om. Anak dari adiknya Kades,” singkatnya.**(Red).












